#menubar{ width:900px; height:32px; background:#de360f; margin: 0 auto; } #menubar ul{ float:left; margin:0; padding:0; } #menubar li{ float:left; list-style:none; margin:0; padding:0; } #menubar li a, #menubar li a:link{ border-right:1px solid #F0512D; float:left; padding:8px 12px; color:#fff; text-decoration:none; font-size:13px; font-weight:bold; } #menubar li a:hover, #menubar li a:active, #menubar .current_page_item a { color:#ffa500; text-decoration:underline; } #menubar li li a, #menubar li li a:link, #menubar li li a:visited{ font-size: 12px; background: #de360f; color: #fff; text-decoration:none; width: 150px; padding: 0px 10px; line-height:30px; } #menubar li li a:hover, #menubar li li a:active { background: #F0512D; color: #ffa500; } #menubar li ul{ z-index:9999; position:absolute; left:-999em; height:auto; width:170px; margin-top:32px; border:1px solid ##F0512D; } #menubar li:hover ul, #menubar li li:hover ul, #menubar li li li:hover ul, #menubar li.sfhover ul, #menubar li li.sfhover ul, #menubar li li li.sfhover ul{ left:auto } #menubar li:hover, #menubar li.sfhover{ position:static }

Rabu, 06 Maret 2013


SPEEDOMETER

Speedometer adalah alat pengukur kecepatan kendaraan darat, yang merupakan perlengkapan standar setiap kendaraan yang beroperasi di jalan.
Speedometer berfungsi agar pengemudi mengetahui kecepatan kendaraan yang dijalankannya dan dijadikan informasi utama untuk mengendalikan kecepatan dikawasan/jalan agar tidak terlalu lambat atau terlalu cepat, bisa mengatur waktu perjalanan dan mengendalikan kecepatan dijalan yang kecepatannya dibatasi.

Cara kerja speedometer
Ada beberapa jenis sensor pengukuran kecepatan
  • Mekanis, adalah perangkat pengukur kecepatan yang dihubungkan langsung dengan roda depan ataupun transmisi dengan menggunakan suatu kabel yang ikut berputar saat kendaraan bergerak, gerakan berputar ini kemudian diubah untuk menggerakkan jaruk kecepatan.
  • Elektronic, adalah pengukur kecepatan yang bekerja atas dasar sensor yang ditempatkan di poros penggerak kendaraan yang medeteksi jumlah putaran poros untuk selanjutnya data dikirim ke speedometer dengan prinsip arus Eddy yang menggerakkan jarum kecepatan ataupun menunjukkan kecepatan secara digital.
  • GPS, adalah perangkat pengukur kecepatan yang menggunakan perubahan data posisi koordinat bumi yang diperoleh dari satelit GPS yang diolah oleh prosesor menjadi informasi kecepatan.

Fitur fitur speedometer


  - GPS (Global Positioning System) merupakan sistem navigasi satelit yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US DoD = United States Department of Defense). http://ditoaw2.blogspot.com/2012/11/pengertian-gps_4.html

  -RPM digunakan sebagai satuan ukur banyaknya putaran mesin dalam satu menit.

  -JAM  adalah sebuah unit waktu. Lama sebuah jam adalah 1/24 (satu perduapuluh empat) hari. Satu jam bisa dibagi menjadi unit waktu yang lebih kecil lagi.

 
-KOMPAS adalah alat bantu untuk menentukan arah mata angin.



Prinsip Kerja Speedometer
 - Pada saat roda kendaraan berputar kabel speedometer yang dihubungkan pada roda kendaraan bermotor membuat magnet yang berada speed cup berputar.
- Magnet yang berputar menciptakan medan magnetdi dalam speed cup dan oleh hukum elektromagnetisme itu berarti terdapat arus listrik arus di dalam speed cup.
 - Akibatnya, kecepatan pada speed cup berubah menjadisemacam generator listrik. Arus listrik bergerak dalam sebuah konduktor listrik di dalam medan magnet, hukumlain elektromagnetisme mengatakan arus akan membuat gerakan.
 - Arus membuat speedcup berputar sedemikian rupa sehingga mencoba untuk mengejar ketinggalan berputar dengan magnet.
  - Pegas membuat speddcup memberhentikan putarannya, gerakan pegas ini membuat jarum pointer menjadi bergerak.
 - Semakin cepat mobil berjalan, maka kabel semakin cepat berubah, semakin cepat magnet berputar, maka semakin besar arus eddy yang dihasilkannya, lalu semakin besar gaya pada speedcup dan juga semakin kuat pula untuk mengubah kedudukan jarum pointer.


Desain Speedometer

Desain speedometer sebenarnya tidak terlalu berubah banyak selama beberapa dekade terakhir. Namun pada tahun 1971, speedometer dengan tampilan menyerupai stopwatch diperkenalkan. Speedometer jenis ini, walaupun terlihat modern namun memiliki beberapa kelemahan. Untuk pengemudi yang sudah terbiasa dengan tampilan jarum yang bergerak dari kiri ke kanan atau mengitu bentuk lingkaran, maka bisa dengan mudah mengenali pada kecepatan berapa dia melaju. Pada speedometer tipe stopwatch, seorang pengemudi bisa susah mengenali angka 0, 6 dan 8 yang bentuknya serupa tapi tak sama. Sekilas mungkin tak masalah, namun baru terasa ketika peluit polisi menghentikan kendaraan kita karena melewati batas kecepatan yang ditentukan. Bukan sesuatu yang menyenangkan.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar