SPEEDOMETER
Speedometer adalah
alat pengukur kecepatan kendaraan darat, yang merupakan perlengkapan standar
setiap kendaraan yang beroperasi di jalan.
Speedometer berfungsi agar pengemudi mengetahui kecepatan kendaraan yang
dijalankannya dan dijadikan informasi utama untuk mengendalikan kecepatan dikawasan/jalan
agar tidak terlalu lambat atau terlalu cepat, bisa mengatur waktu perjalanan dan mengendalikan kecepatan dijalan yang kecepatannya
dibatasi.
Cara kerja
speedometer
Ada beberapa jenis sensor pengukuran kecepatan
- Mekanis, adalah perangkat pengukur kecepatan yang
dihubungkan langsung dengan roda depan ataupun transmisi dengan menggunakan suatu
kabel yang ikut berputar saat kendaraan bergerak, gerakan berputar ini
kemudian diubah untuk menggerakkan jaruk kecepatan.
- Elektronic,
adalah pengukur kecepatan yang bekerja atas dasar sensor yang ditempatkan di poros
penggerak kendaraan yang medeteksi jumlah putaran poros untuk selanjutnya data
dikirim ke speedometer dengan prinsip arus Eddy yang
menggerakkan jarum kecepatan ataupun menunjukkan kecepatan secara digital.
- GPS, adalah perangkat pengukur kecepatan yang
menggunakan perubahan data posisi koordinat bumi yang diperoleh dari satelit GPS yang diolah oleh prosesor menjadi informasi kecepatan.
Fitur fitur speedometer
-
GPS (Global Positioning System) merupakan sistem navigasi satelit yang
dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US DoD = United States
Department of Defense).
http://ditoaw2.blogspot.com/2012/11/pengertian-gps_4.html
-RPM digunakan sebagai satuan ukur banyaknya putaran mesin dalam
satu menit.
-JAM adalah sebuah unit waktu. Lama sebuah jam
adalah 1/24 (satu perduapuluh empat) hari. Satu jam bisa dibagi menjadi unit
waktu yang lebih kecil lagi.
-KOMPAS adalah
alat bantu untuk menentukan arah mata angin.
Prinsip Kerja Speedometer
- Pada saat roda kendaraan berputar kabel
speedometer yang dihubungkan pada roda kendaraan bermotor membuat magnet yang
berada speed cup berputar.
- Magnet yang berputar
menciptakan medan magnetdi dalam speed cup dan oleh hukum elektromagnetisme itu
berarti terdapat arus listrik arus di dalam speed cup.
- Akibatnya, kecepatan pada speed cup berubah
menjadisemacam generator listrik. Arus listrik bergerak dalam sebuah konduktor
listrik di dalam medan magnet, hukumlain elektromagnetisme mengatakan arus akan
membuat gerakan.
- Arus membuat speedcup berputar sedemikian
rupa sehingga mencoba untuk mengejar ketinggalan berputar dengan magnet.
- Pegas membuat speddcup memberhentikan
putarannya, gerakan pegas ini membuat jarum pointer menjadi bergerak.
- Semakin cepat mobil berjalan, maka kabel
semakin cepat berubah, semakin cepat magnet berputar, maka semakin besar arus
eddy yang dihasilkannya, lalu semakin besar gaya pada speedcup dan juga semakin
kuat pula untuk mengubah kedudukan jarum pointer.
Desain Speedometer
Desain
speedometer sebenarnya tidak terlalu berubah banyak selama beberapa dekade
terakhir. Namun pada tahun 1971, speedometer dengan tampilan menyerupai
stopwatch diperkenalkan. Speedometer jenis ini, walaupun terlihat modern namun
memiliki beberapa kelemahan. Untuk pengemudi yang sudah terbiasa dengan
tampilan jarum yang bergerak dari kiri ke kanan atau mengitu bentuk lingkaran,
maka bisa dengan mudah mengenali pada kecepatan berapa dia melaju. Pada
speedometer tipe stopwatch, seorang pengemudi bisa susah mengenali angka 0, 6
dan 8 yang bentuknya serupa tapi tak sama. Sekilas mungkin tak masalah, namun
baru terasa ketika peluit polisi menghentikan kendaraan kita karena melewati
batas kecepatan yang ditentukan. Bukan sesuatu yang menyenangkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar